adieu - Blue Hour / Lirik, Makna, Terjemahan
Table of Contents
Blue Hour merupakan lagu milik penyanyi dan aktris asal Jepang, adieu (Moka Kamishiraishi). Lagu ini dirilis pada 1 April 2026 secara digital, video musiknya dirilis pada 14 April. Sementara versi fisiknya dimasukkan dalam EP kelimanya "adieu 5" yang dirilis pada 22 April 2026.
Official MV
Lyrics & Romaji
悲しみと喜びの
つなぎ目を練り歩いて
揺れ動く心で空を見てた
夜明けのワルツを一人踊りながら
› Kanashimi to yorokobi no
› Tsunagime wo neri aruite
› Yureugoku kokoro de sora wo miteta
› Yoake no warutsu wo hitori odori nagara
色づきだしたこの夜の向こうに
心は何を映し出すのか
今はただ感じてる静かに
身体を駆ける熱を
› Irozukidashita kono yoru no mukou ni
› Kokoro wa nani wo utsushidasu no ka
› Ima wa tada kanjiteru shizuka ni
› Karada wo kakeru netsu wo
切なさと愛しさの
あわいを紡いで過ごしてる
いたずらに心を揺さぶっている
群青色の空にこの身をゆだねながら
› Setsunasa to itoshisa no
› Awai wo tsumuide sugoshiteru
› Itazura ni kokoro wo yusabutte iru
› Gunjouiro no sora ni kono mi wo yudane nagara
色づきだしたこの夜の向こうに
心は何を映し出すのか
今はただ感じてる静かに
身体を駆ける熱を
› Irozukidashita kono yoru no mukou ni
› Kokoro wa nani wo utsushidasu no ka
› Ima wa tada kanjiteru shizuka ni
› Karada wo kakeru netsu wo
今更もう戻れない日々を恋しく思ったり
知るすべもない明日を憂いてみたり
夜明けの心はあわいの中で揺れてる揺れてる
› Imasara mou modorenai hibi wo koishiku omottari
› Shiru sube mo nai asu wo urei te mitari
› Yoake no kokoro wa awai no naka de yureteru yureteru
色づきだしたこの夜の向こうに
心は何を映し出すのか
今はただ感じてる静かに
身体を駆ける熱を
› Irozukidashita kono yoru no mukou ni
› Kokoro wa nani wo utsushidasu no ka
› Ima wa tada kanjiteru shizuka ni
› Karada wo kakeru netsu wo
風を誘ってこの空を抱いて
心は何を映し出すのか
今はただ感じてる確かに
身体を駆ける熱を
› Kaze wo sasotte kono sora wo daite
› Kokoro wa nani wo utsushidasu no ka
› Ima wa tada kanjiteru tashika ni
› Karada wo kakeru netsu wo
Terjemahan Indonesia
Berjalan di antara penghubung,
Kesedihan dan kebahagiaan
Dengan hati yang terus goyah, aku menatap langit
Sambil menari waltz fajar sendirian
Di balik malam yang mulai berwarna ini
Apa yang dipantulkan oleh hati ini?
Sekarang aku hanya merasakannya, dalam diam
Panas yang melesat di sekujur tubuhku
Di sela getir dan rasa sayang
Aku menjalani hari-hari sambil merajut batas tipis itu
Mengguncang hatiku tanpa alasan
Sambil menyerahkan tubuh ini pada langit biru pekat
Di balik malam yang mulai berwarna ini
Apa yang dipantulkan oleh hati ini?
Sekarang aku hanya merasakannya, dalam diam
Panas yang melesat di sekujur tubuhku
Kini aku merindukan hari-hari yang tak bisa kembali lagi
Dan mengkhawatirkan hari esok yang bahkan tak kutahu caranya untuk mengerti
Hati di waktu fajar bergoyang di dalam samar itu, bergoyang, bergoyang
Di balik malam yang mulai berwarna ini
Apa yang dipantulkan oleh hati ini?
Sekarang aku hanya merasakannya, dalam diam
Panas yang melesat di sekujur tubuhku
Memanggil angin, memeluk langit ini
Apa yang dipantulkan oleh hati ini?
Sekarang aku hanya merasakannya, dengan pasti
Panas yang melesat di sekujur tubuhku
Makna lagu adieu - Blue Hour
Lagu "Blue Hour" menceritakan tentang seseorang yang sedang berada di fase transisi emosional, tidak sepenuhnya sedih, tapi juga belum bisa benar-benar bahagia. Ia berjalan di penghubung antara dua perasaan itu, seolah hidupnya berada di garis tipis yang samar, kesedihan dan kebahagiaan saling bertaut, tapi tidak pernah benar-benar menyatu.
Bagian 'menari waltz fajar sendirian' terasa seperti simbol dari kesepian yang halus. Tokohnya tidak sedang menangis atau hancur, tapi menjalani hari-hari dengan sunyi yang elegan, seperti seseorang yang tetap bergerak meski hatinya rapuh. Ia menatap langit sambil menari, artinya ia mencoba tetap hidup dan berjalan, walau pikirannya terus bergetar.
Lalu, muncul gambaran 'malam yang mulai berwarna' yang menandakan perubahan. Malam yang biasanya identik dengan gelap, perlahan berubah jadi berwarna, seperti momen ketika seseorang mulai menemukan secercah harapan atau perasaan baru setelah lama terjebak dalam suasana berat. Tapi perubahan itu belum sepenuhnya jelas, karena ia sendiri bertanya 'apa yang dipantulkan oleh hati ini?' menunjukkan bahwa bahkan dirinya pun belum mengerti apa yang sebenarnya ia rasakan.
Kalimat tentang 'panas yang melesat di sekujur tubuh' memberi kesan bahwa ada emosi kuat yang mengalir bisa berupa semangat, cinta, sakit, atau tekad untuk bertahan hidup. Sesuatu yang tidak bisa ia jelaskan dengan kata-kata, tapi bisa ia rasakan secara fisik.
Di bait berikutnya, lagu semakin menegaskan bahwa hidupnya dijalani di antara getir dan rasa sayang. Ia sedang merajut batas tipis antara dua emosi yang saling bertolak belakang, luka dan cinta, kecewa dan harapan. Hatinya diguncang tanpa alasan, seperti overthinking atau perasaan yang tiba-tiba datang saat malam sunyi.
Lalu ia mengakui bahwa ia merindukan hari-hari yang tak bisa kembali. Ada penyesalan kecil dan nostalgia, tapi bukan nostalgia yang manis, lebih seperti rasa kosong karena waktu sudah berlalu dan tidak ada yang bisa diperbaiki lagi. Bersamaan dengan itu, ia juga mengkhawatirkan masa depan yang bahkan tidak ia tahu cara memahaminya. Ini menggambarkan rasa takut akan ketidakpastian hidup.
Di sinilah judul Blue Hour terasa sangat kuat. 'Blue hour' adalah waktu menjelang fajar atau senja ketika langit berwarna biru pekat, suasananya cantik tapi juga sendu. Lagu ini memakai momen itu sebagai metafora hidup tokohnya berada di waktu yang sama, indah tapi menyakitkan, tenang tapi penuh gelombang batin.
Pada akhirnya, lagu ini tidak benar-benar memberi jawaban. Tapi ia memberi penerimaan, tokohnya tidak lagi melawan, melainkan membiarkan dirinya menyatu dengan langit, angin, dan waktu. Ia memilih untuk merasakan semuanya dengan pasti, membiarkan panas dalam tubuhnya menjadi bukti bahwa ia masih hidup, masih berdenyut, dan masih berjalan.
Rincian lagu
Title:
Blue Hour (ブルーアワー)
Artist:
adieu (Moka Kamishiraishi)
Album:
adieu 5 (EP)
Release:
2026.04.22
Lyricist:
luvis
Music:
luvis
Tie up:
-

Posting Komentar