Mrs. GREEN APPLE - Kaze to Machi / Lirik, Makna, Terjemahan

Table of Contents
Kaze to Machi (Wind and Town) merupakan lagu milik grup band pop-rock Jepang, Mrs. GREEN APPLE. Lagu ini dirilis pada 13 April 2026 secara digital, digunakan sebagai lagu tema The Scent of the Wind (Kaze, Kaoru) yang merupakan serial drama televisi Jepang dan serial Asadora ke-114 yang tayang di NHK.

Official Audio

Lyrics & Romaji

いつか馴染みあるこの景色が
遷り変わるように
あなたが残した香りを
懐かしむように
› Itsuka najimi aru kono keshiki ga
› Utsurikawaru you ni
› Anata ga nokoshita kaori wo
› Natsukashimu you ni

苦手なものが
平気になってさ
ちょっぴり寂しさを知る
どこかでこの手を待ってる
人はいるのでしょうか
› Nigate na mono ga
› Heiki ni natte sa
› Choppiri sabishisa wo shiru
› Dokoka de kono te wo matteru
› Hito wa iru no deshou ka

風が誘う
この町は
私と誰かを愛で繋いで
泣きたくなる日がある事も
風はただ知っている
› Kaze ga sasou
› Kono machi wa
› Watashi to dareka wo ai de tsunaide
› Nakitaku naru hi ga aru koto mo
› Kaze wa tada shitte iru

風は笑う
あの町で
私は奇跡の愛で生まれて
思い返す 大切な日々を
風はただ知っている
› Kaze wa warau
› Ano machi de
› Watashi wa kiseki no ai de umarete
› Omoikaesu taisetsu na hibi wo
› Kaze wa tada shitte iru

いつか別れ在るこの旅路が
なんの意味を紡いで
あなたが生まれた一大事を
悦んだあの輪も
› Itsuka wakare aru kono tabiji ga
› Nan no imi wo tsumuide
› Anata ga umareta ichidaiji wo
› Yorokonda ano wa mo

この血が憶えてる
揺れた葉の優しさも
やり場のない惨たらしさも
ここにもその手を待ってる
私が居るのだから
› Kono chi ga oboeteru
› Yureta ha no yasashisa mo
› Yariba no nai santarashisa mo
› Koko ni mo sono te wo matteru
› Watashi ga iru no dakara

風が唄う
この町で
私は確かな強さを学んで
誰しもが持つ 胸のキズも
風はただ知っている
› Kaze ga utau
› Kono machi de
› Watashi wa tashika na tsuyosa wo manande
› Dareshi mo ga motsu mune no kizu mo
› Kaze wa tada shitte iru

おはよう
今日もいいお天気ね
人が人を繋ぐ頃
繰り返すは 時代のメロディー
命の調べよ
› Ohayou
› Kyou mo ii otenki ne
› Hito ga hito wo tsunagu koro
› Kurikaesu wa jidai no merodii
› Inochi no shirabe yo

おやすみ
また明日ね バイバイ
人が人を知る頃
どこに向かうかはわからない
道は続いている
風はただ知っている
› Oyasumi
› Mata ashita ne baibai
› Hito ga hito wo shiru koro
› Doko ni mukau ka wa wakaranai
› Michi wa tsuzuiteiru
› Kaze wa tada shitte iru

Terjemahan Indonesia

Suatu saat pemandangan yang sudah akrab ini
Akan berubah seperti pergantian musim
Aroma yang kau tinggalkan
Seolah aku merindukannya 

Hal-hal yang dulu tak kusukai
Kini jadi biasa saja
Aku jadi tahu sedikit rasa sepi
Di suatu tempat
Adakah seseorang yang menunggu tangan ini?

Angin memanggil
Di kota ini
Menghubungkan diriku dan seseorang dengan cinta
Bahkan tentang hari-hari saat aku ingin menangis
Angin hanya mengetahuinya

Angin tertawa
Di kota itu
Aku terlahir oleh keajaiban cinta 
Hari-hari berharga yang kuingat kembali
Angin hanya mengetahuinya

Apa makna perjalanan ini, yang suatu hari nanti pasti berujung pada perpisahan
Yang akan terjalin bersama
Peristiwa besar saat dirimu lahir
Lingkaran orang-orang yang bersukacita kala itu pun

Darah ini masih mengingatnya
Kelembutan daun yang bergoyang pun
Juga kekejaman yang tak punya tempat untuk dilampiaskan
Karena di sini pun ada diriku
Yang menunggu tangan itu

Angin bernyanyi
Di kota ini
Aku belajar kekuatan yang nyata
Bahkan luka di dada yang dimiliki semua orang
Angin hanya mengetahuinya


Selamat pagi
Hari ini cuacanya bagus ya
Saat manusia menghubungkan satu sama lain
Yang berulang adalah melodi zaman
Melodi kehidupan

Selamat malam
Sampai jumpa besok, dadah
Saat manusia mengenal satu sama lain
Kita tak tahu akan menuju ke mana
Tapi jalan terus berlanjut
Angin hanya mengetahuinya

Makna lagu Mrs. GREEN APPLE - Kaze to Machi

Lagu "Kaze to Machi" menceritakan tentang perjalanan hidup yang pelan-pelan berubah, tentang kehilangan, tentang tumbuh dewasa, dan tentang bagaimana cinta itu selalu menghubungkan manusia meskipun pada akhirnya perpisahan tetap jadi bagian dari hidup.

Dari awal lirik, penyanyi seperti sedang menatap sebuah tempat yang sudah sangat akrab baginya. Tapi ia sadar, pemandangan yang terasa selamanya ternyata suatu saat akan berubah. Perubahan itu digambarkan halus seperti pergantian musim. Di titik ini, lagu mulai menunjukkan bahwa yang ia rasakan bukan cuma nostalgia biasa, tapi semacam kesadaran pahit bahwa hidup memang tidak akan diam di tempat.

Lalu ada bagian tentang aroma yang ditinggalkan seseorang, aroma adalah simbol dari kenangan. Kadang seseorang bisa pergi, tapi sisa-sisa keberadaannya tetap tinggal di ingatan. Dan ia merasa ia merindukan hal itu, seperti merindukan masa lalu yang nggak bisa diputar ulang.

Hal-hal yang dulu dibenci kini terasa biasa saja. Itu tandanya ia sedang mengalami proses dewasa yang dulu terasa berat, kini sudah bisa diterima. Tapi bersamaan dengan itu, ia juga jadi mengenal rasa sepi. Ada kalimat 'adakah seseorang yang menunggu tangan ini?' seperti menggambarkan kegelisahan, setelah banyak perubahan terjadi, apakah masih ada tempat untuk dirinya? Apakah masih ada orang yang akan menerima dan menemaninya?

Nah, di sinilah 'angin' muncul sebagai simbol penting. Dalam lagu ini, angin seperti menjadi saksi hidup. Angin tidak memihak, tidak berbicara, tapi selalu ada. Angin 'memanggil' dan 'menghubungkan' manusia lewat cinta, seolah ia membawa pertemuan, perpisahan, dan takdir. Angin tahu saat seseorang bahagia, dan angin juga tahu saat seseorang ingin menangis, tapi ia hanya diam dan terus berhembus.

Bagian 'aku terlahir oleh keajaiban cinta' itu bisa berarti ia merasa bahwa keberadaannya sendiri adalah hasil dari cinta, baik cinta orang tua, cinta keluarga, atau cinta yang lebih besar dari sekadar hubungan romantis. Dan hari-hari berharga yang ia ingat kembali menunjukkan bahwa meskipun hidup berubah dan orang-orang pergi, tetap ada momen yang layak disimpan selamanya.

Lalu lirik mulai masuk ke tema yang lebih berat, perjalanan hidup yang pasti akan berujung pada perpisahan. Dia seolah menyadari bahwa semua orang berjalan di jalan masing-masing, dan perpisahan adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Tapi perpisahan itu bukan berarti sia-sia, karena perjalanan ini menjalin makna. Bahkan kelahiran seseorang pun digambarkan sebagai peristiwa besar yang dulu disambut oleh lingkaran orang-orang yang bahagia. Itu mengingatkan kita bahwa setiap hidup pernah dimulai dari harapan dan cinta.

Bagian 'darah ini masih mengingatnya' terasa seperti menyampaikan bahwa memori itu bukan cuma di pikiran, tapi melekat sampai ke dalam tubuh. Ia tidak hanya mengingat kelembutan daun yang bergoyang (hal-hal kecil yang hangat), tapi juga mengingat kekejaman yang tak bisa dilampiaskan (luka hidup yang tidak terselesaikan). Namun disambung kalimat 'di sini pun ada diriku yang menunggu tangan itu.' Ini seperti bentuk keteguhan meski luka ada, ia tetap bertahan, tetap berharap, tetap hidup.

Bagian penutup 'selamat pagi' dan 'selamat malam' membuat nuansanya seperti siklus kehidupan. Hari berganti hari, zaman berganti zaman, manusia saling bertemu lalu saling mengenal, lalu mungkin berpisah lagi. Kita tidak pernah benar-benar tahu arah hidup, tapi jalan terus berlanjut. Dan sekali lagi, angin menjadi saksi yang tahu segalanya.

Rincian lagu

Title:
Kaze to Machi (風と町)
Wind and Town
Artist:
Album:
-
Release:
2026.04.13
Lyricist:
Motoki Ohmori 
Music:
Shu Kanematsu, Motoki Ohmori 
Tie up:
NHK Asadora Drama "The Scent of the Wind (Kaze, Kaoru)" Theme Song
Kyokuzora
Kyokuzora Teruslah bernafas~

Posting Komentar